Tidak pernah ada judul yang ditulis terlebih
dahulu oleh manusia, saat secara tidak sengaja kita dipertemukan oleh seseorang
yang bernasib sama oleh tuhan. Kita, manusia hanya menyebut itu “kebetulan dan
pertemuan”. Manusia hanya tinggal berjalan diatas jalan yang telah dibuatkan
oleh tuhan, menyalahi kodrat namanya jika manusia membuat jalannya sendiri .
Judul yang tepat baru bisa dibuat oleh manusia jika yang dinamakan “Kebetulan
dan Pertemuan” itu berakhir. Apakah itu berjudul “Kebahagiaan” atau itu berjudul
“Kesedihan”?
Awalnya aku menyebut kebahagiaan itu berasal
dari satu kalimat, “Keheningan” , Aku orang yang menyukai keheningan, keheningan
itu ada di dalam kamarku, ada di depan teras rumahku, dan ada ketika aku
menutup dua mataku. Ia sungguh indah karena ia merupakan hal yang paling bisa
membuatku tenang saat aku marah, saat aku ingin menangis, saat aku ingin
berteriak ke semua orang. Ia mampu membuatku menyimpan semuanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar