Rabu, 24 Juli 2013

keheningan


Tidak pernah ada judul yang ditulis terlebih dahulu oleh manusia, saat secara tidak sengaja kita dipertemukan oleh seseorang yang bernasib sama oleh tuhan. Kita, manusia hanya menyebut itu “kebetulan dan pertemuan”. Manusia hanya tinggal berjalan diatas jalan yang telah dibuatkan oleh tuhan, menyalahi kodrat namanya jika manusia membuat jalannya sendiri . Judul yang tepat baru bisa dibuat oleh manusia jika yang dinamakan “Kebetulan dan Pertemuan” itu berakhir. Apakah itu berjudul “Kebahagiaan” atau itu berjudul “Kesedihan”?
Awalnya aku menyebut kebahagiaan itu berasal dari satu kalimat, “Keheningan” , Aku orang yang menyukai keheningan, keheningan itu ada di dalam kamarku, ada di depan teras rumahku, dan ada ketika aku menutup dua mataku. Ia sungguh indah karena ia merupakan hal yang paling bisa membuatku tenang saat aku marah, saat aku ingin menangis, saat aku ingin berteriak ke semua orang. Ia mampu membuatku menyimpan semuanya.