Rabu, 18 Januari 2012


 “BUKIT SISA”




Bentuk-bentuk orde 3 adalah bentuk-bentuk destruktif yang terjadi karena proses-proses eksogen; disebut SATUAN BENTUK LAHAN.
·         Bentuk-bentuk sisa
·         Bentuk-bentuk kikisan
·         Bentuk-bentuk endapan
Bentang alam ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari bentang alam orde kesatu atau kedua.Umumnya bentang alam orde ketiga ini merupakan hasil kegiatan tenaga eksogen (tenaga dari luar) yang mempengaruhi bentang alam orde kesatu ataupun orde kedua.oleh karena itu ukuran tentang bentang ala mini relative juga lebih kecil di bandingkan dengan bentang alam orde kesatu atau kedua,termasuk bentang ala mini diantaranya adalah bukit,igir pegunungan,bukit sisa,jurang atau tebing,lembah,danau,ngara,gua,pantai,dan sebagainya.pada prinsipnya bentang alam orde ketiga ini merupakan hasil kegiatan dari tenaga luar.dilihat dari sifatnya tenaga luar ini bersifat merusak.


Ordo III (pembentukan atas penghancuran). Disebut “agents of erosion” karena mengerasi batuan. Bagian agen adalah angin, muara ,sungai, ombak laut, dan gletser.
Setiap pembentukannya dibagi dalam 3 tahap:  Proses Geomorfologi Penyebab Arus Air Gletser Ombak, Angin, Erosi Lembah Cirques ,Trough Gua bawah laut ,Wind hollow
Blow hollow ,Sisa Bukit, Pegunungan Matter horn ,peaks Clift ,Headland Batuan bentuk jamur ,Endapan Kipas aluvial ,Delta Morena Garis ,panta Padang pasir.
Gambar di atas adalah bukit sisa,gambar tersebut di ambil di daerah kota gresik tepatnya di segoromadu.
bukit sisa itu terjadi karena batuan penyusun yang kemudian membentuk bukit sisa itu memiliki tingkat kekerasan yang tinggi.
Mineral penyusun batuan tersebut adalah mineral kuarsa,banyak mengandung kuarsa karena dalam penambangan piropilit di sekitarnya yang piropilit sendiri juga mengandung kuarsa. Piropilit dan kuarsa sama-sama masuk grup mineral silikat. Namun demikian tidak tertutup kemungkinan bukit sisa tersebut mengandung korundum, mengingat terdapatnya korundum bisa juga terjadi dalam proses metamorfosa di daerah batugamping. Terlebih piropilit ini memiliki kemiripan warna dengan korundum. Warna korundum adalah abu-abu, biru, merah muda, merah, kuning, hijau, violet (merah lembayung), atau hitam. Jadi kekerasan mineral yang ada pada bukit sisa itu dalam skala 9.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar